Text
Walimah Perkawinan: Interkoneksi Hadis dan Adat
Wacana walimah al-‘ursy atau lebih dikenal dengan istilah pesta perkawinan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan bermasyarakat. Walimah perkawinan dipandang sebagai budaya yang sarat akan nilai agama. Kekentalan adat di tengah masyarakat telah banyak mempengaruhi pelaksanaan walimah dengan berbagai ritual adat. Pelaksanaan walimah tidak bisa dipandang sebelah mata, karena Rasulullah sangat menganjurkannya untuk ditunaikan.
Keterikatan antara seruan hadis untuk melaksanakan walimah perkawinan terkadang dibenturkan dengan seruan adat dalam ritual pelaksanaan walimah. Memosisikan hadis dan adat sebagai sebuah sumber hukum membutuhkan pendekatan yang memadai demi menjawab kebimbangan masyarakat, untuk mengelaborasi nash dan adat.
Buku ini mencoba untuk merelevansikan antara hadis dan adat dengan pendekatan kontekstual, yakni pemahaman makna yang terkandung di dalam nash (bathin al-nashsh). Lalu kemudian mengoneksikan antara hadis dan adat dalam term pelaksanaan walimah perkawinan.
| A00007B | 2 | Available | |
| A00008B | 2 | Available |
No other version available